Lao shi, Feichang ganxie!

Bismillahirrahmanirrahim

ALHAMDULLILAH

‘Aqilah, when you’r teaching, it’s must come from your sincere heart’

‘Dui, lao shi’

‘Lao shi’ saya masih muda, mungkin jarak umur kami tidak banyak beza, tetapi saya cukup menghormatinya sebagai guru. Biarpun merentas bahasa dan bangsa, saya dapat merasakan kesungguhannya mengajar dan membetulkan setiap sebutan mandarin saya.

Saya yakin bukan senang.

Ini merupakan ‘long term investment’ untuk saya menjadikan bahasa mandarin sebagai bahasa ke-empat.

Alhamdulillah, sedikit sebanyak selama 3 semester di UPSI bumi MURABBI, saya berjaya menyelesaikan kursus bahasa arab, dan kini saya berpeluang lagi untuk mengambil mandarin sebagai bahasa keempat. Biarpun masih sukar untuk bercakap dalam bahasa arab, namun sedikit sebanyak saya sudah memahaminya pabila mendengar perbualan ataupun mempelajarinya secara tidak langsung melalui pembacaan ayat-ayat al-quran.

Tarbiyah petama di sekolah baru benar-benar menguji. Kali ini ‘tong xue’ saya 90% Chinese yang terdiri daripada bekas-bekas pelajar sjk ( c ).

Di sekolah saya, bahasa utama menggunakan bahasa Inggeris, mandarin dan kadangkala bahasa melayu.

Berpeluang belajar secara langsung dengan guru berbeda bangsa dan bahasa sebenarnya memberi ruang kepada saya untuk mempelajari secara langsung adab resam budaya masyarakat mereka.

Kadang-kala lebih sepuluh kali saya terpaksa mengulangi perkataan yang sama bagi mendapatkan sebutan yang benar-benar tepat.  

Dan setiap kali itu juga ‘lao shi’ saya tidak jemu memberikan kata-kata dorongan terus sabar dan terus sabar membetulkan sebutan saya.

Saya ketika di bumi murabbi

Sebagai pelajar, sedaya upaya saya berusaha memberikan komitmen yang terbaik kepada guru-guru dan juga para pensyarah.

Seingat saya di zaman belajar.

Sedaya upaya saya usahakan untuk datang awal sebelum guru masuk.

Sedaya upaya untuk setiap kelas saya sentiasa berada di kerusi paling hadapan (biarpun subjek kadangkala sukar)

Sedaya upaya juga saya akan berusaha memberi respon apabila ditanya oleh guru ataupun pensyarah

Sedaya upaya juga saya usahakan untuk menyiapkan tugasan mengikut tarikh yang ditetapkan.

Saya cukup yakin dengan pesan guru saya, apa yang anda berikan pada hari ini akan turut sama anda perolehi pada masa akan datang.

Pernah pensyarah saya ketika di university, berbangsa Indonesia, sukar sebenarnya memahami kuliah yang disampaikan, namun sebagai pelajar perlu untuk terus kita menghormatinya.

Dengan menghormati guru, saya yakin di sana ada keberkatan dengan setiap ilmu yang dipelajari.

‘I’ll try to add another words and notes for you, jia you aqilah. I’ll not letting you to speak mandarin like malay slang’

Jujurnya saya senang dengan setiap guru saya, biarpun mereka berbeda bangsa dan bahasa.

Xie xie ‘lao shier’.

Qing duo zhi jiao!

Advertisements

3 thoughts on “Lao shi, Feichang ganxie!

  1. Congrats! for a long time not spy here.

    In my poor opinion, not all the ‘guru-haraki’ have this favour..only people who deserve for it, directly from own ability..

    ‘la yukallifullahu nafsan illa wus’aha”

    This the grace from God for you to look for your self-enrichment. Chances to learn a new language, empowerment on hand English..and bring your mind to hold the ample view of life..

    • Xie xie fathi lao shi!

      One of the best way to impart all the information is by learning their language despite we come from difference races and culture. This is part of my responsibility as a teacher.

      I believe that knowing Mandarin will be extremely useful, even if many Chinese speak English. It will also be good to understand their culture better, something that knowing the language opens you up to.

      Plus, learning mandarin and other languages are fun!

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s